Selasa, 17 Januari 2012


Sekuntum Cinta



Tidak di aceh
Tidak dimana-mana
Ketika bencana mulai berbicara
Dengan gaya dan bahasanya

Tak ada kata yang mampu mengurai
Tak ada bahasa yang akan menjelaskan

Semua hanya menatap dengan …………..
Antara duka dan hikmah

Tak ada bencana yang menjadi hukuman
Tak ada bencana yang menjadi fonis

Bencana adalah guru
Bencana adalah kenyataan
Bencana adalah keniscayaan

Karena bencana mata hati terbuka
Karena bencana gendang telinga nurani mendengar
Sebab bencana kalbu dapat kembali

Tidak dimana-mana
Bencana tetaplah sebuah hikmah
Tak perlu untuk menangis

Karena bencana mengajarkan kita untuk
Kuat, ikhlas, tabah
Dan yang lebih utama

Bencana mendidik kita bahwa kita
Pasti dan bukan apa apa

Ketika alam mulai bicara dengan bahasa dan gayanya
Tidak di Aceh dan tidak dimana mana
Ku titipkan sekumtum cinta

Tidak ada komentar:

Posting Komentar